Mendongeng di Sebuah Sekolah di Purwakarta

Pada tanggal 10 November 2007 bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, Tim KPBA yang terdiri dari 12 orang, seorang tamu mahasiswa asing berkewarganegaraan Amerika Serikat, dan 4 orang dari Yayasan Nurani Dunia berkunjung ke SDN 02 Cisarua di Purwakarta.  SDN 02 Cisarua adalah salah satu sekolah yang dibangun dan dibina baik infrastruktur, maupun sumber daya manusianya oleh Yayasan Nurani Dunia dan menjadi pusat pengelolaan salah satu Perpustakaan Motor Keliling KPBA yang melayani beberapa sekolah di sekitar daerah tersebut.

Kunjungan ini diawali dengan mendongengkan beberapa buku cerita bergambar yang menjadi koleksi Perpustakaan Motor Keliling. Kegiatan mendongeng tersebut dibawakan oleh seluruh Tim KPBA dengan melibatkan anak-anak dan para guru. Selanjutnya Tim KPBA melakukan peninjauan terhadap pengelolaan Perpustakaan Motor Keliling dan perpustakaan sekolah sambil melakukan tanya jawab dengan pengelola.

Dan proses tanya jawab tersebut, didapati bahwa anak-anak dari beberapa sekolah yang dilayani oleh Perpustakaan Motor Keliling sangat antusias dan selalu menunggu kedatangannya. Namun sayang, masih ada kendala yang sering menghambat pengoperasian Perpustakaan Motor Keliling dengan maksimal yaitu kondisi jalan yang berbukit, terjal, berkelok-kelok dan juga licin pada musim hujan. Selain itu, perlu dibentuk tugas bergilir bagi para guru dalam mengoperasikan Perpustakaan Motor Keliling agar selalu bisa melayani kebutuhan anak-anak sekolah di daerah tersebut.

Ada enam dongeng yang telah dipersiapkan sebelumnya. “Pertunjukan” kami rupanya mendapat perhatian sangat besar dari hampir seluruh siswa SD yang ada di tempat itu. Mereka berdesak-desakan. Ruangan yang cukup luas itu tidak mampu menampung rasa ingin tahu mereka untuk turut mendengarkan dongeng. Di penghujung acara, pesan pun disampaikan kepada para siswa, bahwa membaca buku adalah cara yang terbaik bagi mereka untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman, baik tentang cerita maupun banyak hal lainnya.

Kunjungan dilanjutkan dengan makan siang bersama yang telah disediakan oleh pihak sekolah, diakhiri dengan berfoto bersama dan kemudian kembali ke Jakarta dalam guyuran hujan dan kabut dihampir sepanjang perjalanan pulang. Dalam perjalanan pulang itu, kami berkesempatan melewati waduk Cirata. Meski tidak bisa menikmati keindahannya terlalu lama karena hujan, tapi kami cukup puas bisa melihat indahnya pemandangan.

 

Comments are closed.


×


×